Lagu ini kudedikasikan untukmu yang berjuang bersamaku membangun dari awal, tanpa bantuan komunitas, tenang kawan kita bergerak sejajar tidak lepas dari intaian yang kita inginkan....
Karna kualitas itu yang paling diperlukan....
Aku apresiasi itu...
Kutulis sepenggal cerita tentang doa yang terputus
Ketika mimpi dan harapan tidak berjalan mulus
Aku bukan gajah seperti lagu lupus
Tidak mau dengar kata, "kau itu engga becus."
Sindiran dan makian sudah sepantasnya ada
Seperti turnament saling berlomba tuk dapat juara
Aku bahagia kala kau sudah terbang ketika senja belum tiba
Mengepakan sayap dan melesat ke angkasa
Aku bingung kadang yang susah jadi tambah susah
Yang kaya itu malah dipermudah
Apa mungkin semata karna duit sesuatu bisa terlaksana
Dan ledakan dinamit, agar mereka tak berbuat seenaknya.
Percikan api yang kubuat sendiri
Kini mengikuti sumbu menuju dan mendekat jadi hipokritas
Ular berkepala dua pilih salah satu yang mana kan kutebas
Ini realitas, jadi bukalah hati lakukan yang lebih pantas
Bila
semuanya, berada di depan mata
Aku hanya bisa menatap dalam kaca
Dan bila
Semuanya, merasa paling berharga
Aku hanya bisa merenguk dan memanja
Memohon dapat iba, akan sesuatu yang tak dipunya
Mereka menertawakan
Maaf,, kutak ingin diganggu
Yo check
Haha Ini lucu
Aku Payah dengan caraku bertindak
Bermacam masalah datang tanpa bisa ditolak
Aku melemah dan hatiku semakin melunak
Berbagai pertanyaan lalu aku mengelak
Hutang tak bisa dilunasi dengan perbuatan
Janji yang kuciptakan tak bisa dibayar dengan uang apa yang musti kulakukan!
Jalan pintas ini bukanlah rute
Melakukan hal yang sama bakal jadi klise
Kadang aku tak habis pikir dengan semua ini,
Parodi, sensasi, konstroversi, emosi, kejanggalan dalam pandanganku,
Hip hop ternyata masih dalam lingkaran yang bernama ambisi
Satu microphone, dan satu nama
Satu kesempatan , satu kepalsuan. ....
0 Komentar: