(Yanflow)
Mengingkari janji dengan kepalsuan
Ketika datang wajah baru yang begitu rupawan (wow)
Bedebah, sebenarnya apa yang diinginkannya
Tapi lihatlah tanganku, di pipilah tempat yang pas menerima satu sentuhan
Apakah uang bisa berbicara, kau pun menutupi kesalahan
Bermain di belakangku bersama kebohongan
Untuk beberapa lembaran rupiah yang membuatmu berkelimpahan harta
Aku memang makhluk tak bermateri bukan berarti tak punya apa apa
Atau kau mungkin sudah bosan dengan yang lama, jujur sajalah
Menutupi kesalahan itu tiada guna
Tapi aku tidak bisa merekam di dalam ingatan
Semestinya jauh jauh hari kau sudah kulupakan
Tapi nyatanya waktu berjalan sedikit terlambat
Kusaksikan wanita pengkhianat
"Jagain jodoh orang." mungkin itu kata yang tepat... Yeahhh
(Kevin)
Pada hari pertama dia sangat bangga Mendapat wanita pujaan yang dipuja Bertolak pinggang sambil mengepak dada Dan berkataaaaaaaaa... INI GUA
Tak disangka menjalin hubungan sangat lama
Dia semakin menjadi jadi besar kepala Dari jagain pacarnya, memberi sesuatu untuk pacarnya
Sambil senyum senga, dan bekata INI BELUM SEBERAPA...
Haha Mampussssssssss...........
Eh tapi disayang eh sungguh disayang
Dia malah berperang bagaikan anjing rebutan tulang
Padahal udah bikin status aniv berulang - ulang
Saatnya gua berkata sangat malang Lo cuma jagain jodoh orang
Dasar pecundang sekarang lo cuma rasain sakit hati doang
Memang benar lidah takkan bertulang Sekarang wanita banggaan lo udah dipinang
Makanya jangan omong asal sembarang Karna pada kenyataan lo bukan jadi pemenang
Lihat aja tuh kelakuan wanita yang sering lo puja
Dia udah terlena tergoda dengan sangat mudah
Ga perduli walau lo dah berkorban tak terhingga
Yang penting judulnya dia tinggalin lo gitu aja HAHA
Cewe mah kan tuh begitu lihat kilauan baru langsung aja buru buru cowo langsung diajak bercumbu
Cowonya langsung mau diajakin begitu Gua kategorikan lo berdua penuh dengan nafsu
Eh cewenya ga mikir siapa yang dikenal dahulu
Yang baru kenal malah jadi nomer satu Tak diduga duga dia malah nikah
Lu ditinggal sendiri timbullah rasa sedih gelisah
0 Komentar: